Behavioral Counseling Approach in Overcoming Student Delinquency Y (Case Study of MA Plus Nurul Islam Sekarbela Students)

Authors

  • Dedi Riyan Rizaldi Rizaldi

DOI:

https://doi.org/10.47655/widyadewata.v6i2.133

Keywords:

Behavioral Counseling, Positive Reinforcement, Student Delinquency

Abstract

This study aims to find solutions in overcoming delinquent behavior in students through the implementation of behavioral counseling using positive reinforcement techniques. This type of research uses action research on counseling guidance (Action Research In Counseling). The subjects in this study were 2 students out of 31 students of class XI Religion MA Plus Nurul Islam who showed delinquent behavior. This method focuses on observation methods inside and outside the classroom. Data were analyzed by descriptive analysis which was carried out in 2 cycles/actions. The results showed that there was a decrease in delinquent behavior after counseling cycle 2 and the observations proved that the subject had shown many positive changes. This proves that the behavioral counseling approach is very effective in overcoming delinquent behavior in students.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmed, M., & Gill, B. R. (2015). Use of Motivational Expressions As Positive Reinforcement inLearning English At Primary Level in Rural Areas of Pakistan.International Journal ofEnglishTeaching,3(1),32–47

Albanjari, E. S. (2018). Mengatasi Kenakalan Remaja Pada Masa Transisi. Tadrib, 4(2), 246-259.

Emilia, P. (2021). Upaya Meminimalisir Kenakalan Siswa Melalui Identifikasi Sebab pada Kelas XI SMA Negeri Woja Kabupaten Dompu Tahun 2018/2019. Ainara Journal (Jurnal Penelitian Dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 2(1), 8-19.

Farisqia, H. R. (2021). Pengaruh Bimbingan Orang Tua terhadap Konsep Diri Remaja Usia 13-21 Tahun di Desa Bumiharjo Kecamatan Keling Kabupaten Jepara (Doctoral dissertation, IAIN KUDUS).

Fatimah, S., & Umuri, M. T. (2014). Faktor-faktor penyebab kenakalan remaja di desa kemadang kecamatan tanjungsari kabupaten gunungkidul. Jurnal Citizenship, 4(1), 87-95.

Fatimah, Z., & Rizaldi, D. R. (2022). The Role of Tutoring: Is It Enough for Children Only Learning Through School During the COVID-19 Pandemic?. Int. J. Sci. Res. in Multidisciplinary Studies Vol, 8(4).

Firmansyah, I., & Widuri, E. L. (2014). Subjective well-being pada guru sekolah luar biasa (SLB) (Doctoral dissertation, Universitas Ahmad Dahlan).

Hanurawan, F. (2016). Metode Penelitian Kualitatif untuk Ilmu Psikologi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Haqq, Y. A. (2019). Penguatan positif sebagai upaya menumbuhkan perilaku disiplin pada siswa sekolah dasar. Cognicia, 7(2), 192-201.

Hasdiana. U. (2018). “Pendekatan Behavioristik dalam Mengatasi Kenakalan Remaja di SMP Negeri 1 Simpang Kanan Aceh Sengkil”, (Skripsi, FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Banda Aceh, 2018)

Indayani, A., Sedanayasa G., & Antari, N.N.M. (2014). Penerapan Konseling Behavioral dengan Teknik Penguatan Positif Sebagai Upaya untuk Meminimalisasi Perilaku Membolos pada Siswa Kelas X.1 SMA Negeri 1 Sawan Tahun Ajaran 2013/2014. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 2(1), 1-10.

Krisnawardhani, K.K. & Noviekayati, I.G.A.A (2008). Positive Reinforcement Techniques as a Media to Improve Social Interaction Capabilities in Adolescent with Hebefrenic Schizophrenia. Proceeding of The ICECRS, Vol. 8, 2008, hlm. 3

Lestari, E. G., Humaedi, S., Santoso, M. B., & Hasanah, D. (2017). Peran keluarga dalam menanggulangi kenakalan remaja. Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2).

Mahmudi, M. (2016). Penerapan Teori Behavioristik Dalam Pembelajaran Bahasa Arab (Kajian Terhadap Pemikiran Bf. Skinner). Prosiding Konferensi nasional Bahasa Arab, 1(2).

Manuardi, A. R. (2019). Kedudukan Penelitian Tindakan dalam Bimbingan dan Konseling: Konsep, Karakteristik, dan Prinsip. QUANTA, 3(3), 101-109.

Mansir, F. (2018). Pendekatan psikologi dalam kajian pendidikan islam. Psikis: Jurnal Psikologi Islami, 4(1), 61-73.

Maulana, M.A. & Nugroho, P.W. (2019). Mengurangi Kenakalan Remaja Menggunakan Konseling Behavioral pada Peserta Didik di SMA. KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal), 6(1), 57-64.

Nurkhalisah, N. (2022). Analisis Pendekatan Behavior Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa MAN 2 Langkat (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).

Patinus, E. (2013). Kenakalan Remaja Di Kalangan Siswa-Siswi SMPN 07 Sengah Temila Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak (Doctoral dissertation, Tanjungpura University).

Rizaldi, D. R., Fatimah, Z., Doyan, A., & Makhrus, M. (2021). Efforts to familiarize literacy culture in students: Orientation In the Madrasa environment. International Journal of Social and Humanities Extension (IJSHE), 20-24.

Rizaldi, D. R., Nurhayati, E., Fatimah, Z., & Amni, Z. (2021b). The Importance of Parental Assistance in Supervising the Use of Technology for Children During the Home Learning Program. International Journal of Engineering, Science and Information Technology, 1(3), 7-10.

Rizaldi, D. R., Zaenudin, M., Fakhrurrozi, F., & Fatimah, Z. (2021c). PKM penanaman nilai karakter melalui masa taaruf Siswa madrasah dalam kondisi normal baru COVID-19 di MA PLUS NURUL islam sekarbela. Jubaedah: Jurnal Pengabdian Dan Edukasi Sekolah (Indonesian Journal of Community Services and School Education), 1(2), 195-201.

Sa’adah, F. M., & Rahman, I. K. (2015). Konsep bimbingan dan konseling cognitive behavior therapy (CBT) dengan pendekatan Islam untuk meningkatkan sikap altruisme siswa. Jurnal Hisbah, 12(2), 49-59.

Saraswati, K. A., Dantes, N. D., & Sulastri, M. S. (2013). Penerapan konseling behavioral teknik penguatan positif untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi antar pribadi siswa. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 1(1).

Senandi, W. A., & Reumi, T. A. (2018). Penanggulangan Delinquency (kenakalan anak dan remaja), Dampak dan Penanganannya. Jurnal Pengabdian Papua, 2(3), 105-110.

Sholikhah, L. D., Sugiharto, D. Y. P., & Tadjri, I. (2017). Model Konseling Kelompok dengan Teknik Penguatan Positif untuk Mereduksi Prokrastinasi Akademik Siswa. Jurnal Bimbingan Konseling, 6(1), 62-72.

Suhardi, S. (2010). Faktor Penyebab Kenakalan Siswa dan Upaya Mengatasinya di Madrasah Tsanawiyah Bolaromang Kec. Tombolo Pao Kab. Gowa (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar).

Sulthon. (2018). Mengatasi Kenakalan Pada Siswa Melalui Pendekatan Konseling Behavior. Konselin Edukasi: Journal of Guidance and Counseling, 2(2), 46-66.

Wahyuni, S. (2021). Psikologi Remaja: penanggulangan kenakalan remaja. Penerbit Pustaka Star’s Lub.

Wiladantika, K. P., Dharsana, I. K., & Suranata, K. (2014). Penerapan Konseling Behavioral dengan Teknik Modeling untuk Meminimalisir Perilaku Agresif Siswa Kelas XI Bahasa SMA Negeri 2 Singaraja. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 2(1).

Downloads

Published

2023-12-28

How to Cite

Behavioral Counseling Approach in Overcoming Student Delinquency Y (Case Study of MA Plus Nurul Islam Sekarbela Students). (2023). Widyadewata, 6(2), 140-147. https://doi.org/10.47655/widyadewata.v6i2.133