Optimalisasi Peran Penyuluh Agama dalam Pendampingan Komunitas Mualaf Berbasis Moderasi Beragama dan Kemandirian Ekonomi di Masyarakat Multikultural Kota Denpasar
DOI:
https://doi.org/10.47655/v8qyc584Keywords:
Keywords: Religious Counselors, Religious Moderation, Multiculturalism, Economic Self-Reliance, Converts (Muallaf)., Kata kunci: Penyuluh Agama, Moderasi Beragama, Multikulturalisme, Kemandirian Ekonomi, MualafAbstract
Abstrak: Komunitas mualaf di Kota Denpasar menghadapi tantangan besar dalam beradaptasi di lingkungan mayoritas non-Muslim, yang mencakup keterbatasan pemahaman agama, hambatan interaksi sosial, hingga masalah ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pendampingan oleh tenaga teknis keagamaan dalam memperkuat pemahaman Islam yang moderat serta meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi komunitas mualaf. Kegiatan ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), di mana peneliti dan penyuluh bertindak sebagai fasilitator dan motivator bagi komunitas untuk menganalisis dan menyelesaikan permasalahannya secara mandiri. Pendekatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) seperti Kemenag, Baznas, MUI, dan organisasi mualaf lokal. Strategi pendampingan ini menghasilkan beberapa inovasi penting bagi pengembangan kompetensi tenaga teknis keagamaan, yaitu: 1) Model pendidikan rutin melalui program BaCaQu (Belajar Baca Quran) dan KISMIS (Kajian Muslimah Sholehah) yang terorganisir; 2) Internalisasi moderasi beragama (wasathan) yang memungkinkan mualaf tetap menjaga harmoni dan toleransi dengan keluarga non-Muslim di Bali tanpa mengorbankan akidah; 3) Pemberdayaan ekonomi komunitas melalui inovasi Barbaqu (Bazar Barang Layak Pakai), Somilan (Sedekah Minyak Jelantah), dan program Koin Emas untuk kemandirian finansial; serta 4) Adaptasi teknologi dakwah melalui kanal YouTube sebagai media edukasi publik yang inklusif. Pendampingan yang integratif antara aspek teologis, moderasi beragama, dan penguatan ekonomi terbukti efektif meningkatkan kualitas hidup mualaf dalam bingkai multikulturalisme. Model ini menjadi referensi strategis bagi penyuluh agama dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan dan menjaga kerukunan antarumat beragama.
Downloads
References
Akhmadi, A., & Tohari, K. (2022). Evaluasi Pelatihan Penggerak Penguatan Moderasi Beragama Di Jawa Timur. Andragogi Jurnal Diklat Teknis Pendidikan Dan Keagamaan, 10(1), 111–120. https://doi.org/10.36052/andragogi.v10i1.290
Destriani, D. (2022). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Moderasi Beragama Menuju Society Era 5.0. Incare, 2(6), 647–664. https://doi.org/10.59689/incare.v2i6.356
Faisol, Y., Hadi, S., Reflinaldi, R., & Syafrian, S. (2022). Pembinaan Dan Pendampingan Mualaf Kota Padang. Abdi Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 263–271. https://doi.org/10.24036/abdi.v4i2.306
Hadirman, H. (2025). Peran Guru dan Inovasi Pembelajaran Nilai Moderasi Beragama dan Budaya Religius. Jurnal Ilmiah Widya Borneo, 8, 75–89. https://doi.org/10.56266/widyaborneo.v8i1.331
Hasyim, F., & Junaidi, J. (2023). Penguatan Moderasi Beragama Sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme Dan Intoleransi Pelajar Di Karesidenan Surakarta. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia, 6(1), 1. https://doi.org/10.36722/jpm.v6i1.2141
Hefni, W. (2020). Moderasi Beragama Dalam Ruang Digital: Studi Pengarusutamaan Moderasi Beragama Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Jurnal Bimas Islam, 13(1), 1–22. https://doi.org/10.37302/jbi.v13i1.182
Hendri, N., Rozi, S., & Hanani, S. (2025). Penerapan Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Toleransi Di Sma Negeri (Sma N) 12 Merangin. Learning Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(3), 1158–1166. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6617
Hidayati, R. E. (2024). Chemistry Learning Innovation: Implementation of Chemistry Learning Based on Cross-Cultural Religious Literacy as an Alternative to Building an Attitude of Religious Moderation. Inovasi-Jurnal Diklat Keagamaan, 18(2), 151–168. https://doi.org/10.52048/inovasi.v18i2.542
Missouri, R. (2025). UPAYA PEMBINAAN MUALAF DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEISLAMAN DI DUSUN NGGERUKOPA DESA PALAMA. RAUDHAH Proud To Be Professionals JurnalTarbiyahIslamiyah.
Murtadlo, M. (2021). Pendidikan Moderasi Beragama: Membangun Harmoni, Memajukan Negeri. https://doi.org/10.31219/osf.io/3mr5s
Musdalifah, I., Andriyani, H. T., Krisdiantoro, K., Putra, A. P., Aziz, Moh. A., & Huda, S. (2021). Moderasi Beragama Berbasis Sosio Kultural Pada Generasi Milenial Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Sosial Budaya, 18(2), 122. https://doi.org/10.24014/sb.v18i2.15437
Novena Ade Fredyarini Soedjiwo, K. I. (2023). PENDAMPINGAN PENGUATAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN DAN MODERASI KEHIDUPAN BERAGAMA KOMUNITAS MUALAF DI KOTA DENPASAR. Novena Ade Fredyarini Soedjiwo, Kusjuniati, K., & Iswahyuni, I. (2023). PENDAMPINGAN PENGUATAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN DAN MODERASI KEHIDUPAN BERAGAMA KOMUNITAS MUALAF DI KOTA DENPASAR. Yayasan Drestanta Pelita Indonesia, 7(1), 1–150. Retrieved from https://publisher.yayasandpi.or.id/index.php/dpipress/article/view/216
Penguatan, P., Keagamaan, P., Moderasi, D., & Beragama, K. (n.d.). LAPORAN HASIL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT INOVATIF BERBASIS MODERASI BERAGAMA.
Prayitno, M. A., & Wathoni, K. (2022). Internalisasi Nilai Moderasi Beragama Dalam Proses Pendidikan Di Lingkungan Sekolah Dasar. Pendas Mahakam Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 7(2), 124–130. https://doi.org/10.24903/pm.v7i2.1125
Waruwu, D., Nyandra, M., & Erfiani, N. M. D. (2020). Pemberdayaan Modal Sosial Sebagai Model Pencegahan Radikalisme Untuk Menciptakan Harmoni Sosial Di Bali. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 10(2), 515. https://doi.org/10.24843/jkb.2020.v10.i02.p08
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Novena Ade Fredyarini Soedjiwo, Kusjuniati, Iswahyuni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




